Pendahuluan

Suatu hal yang tak dapat disangkal bahwa bisnis yang masih akan tetap hidup bahkan semakin kokoh di saat terjadinya “Krisis Ekonomi” adalah “RETAIL MINIMARKET”, karena jenis barang dan jasa yang ditransaksikan adalah berupa barang dagangan yang dikonsumsi sehari-hari, hal ini seiring dengan perkembangan zaman dan memasuki era globalisasi, dimana kebutuhan harian pelanggan ingin dipenuhi secara “cepat, praktis dan hemat”.

Kendala utama yang dihadapi di dalam menjalankan bisnis retail minimarket adalah :

  • Pasokan barang tidak dari sumber yang tepat.
  • Perolehan harga beli yang kurang tepat ( sudah dari tangan ke-3 dan seterusnya ).
  • Pemilihan item kurang tepat sehingga banyak yang tidak produktif.
  • Persediaan barang yang tidak efisien ( harus dalam jumlah minimal tertentu ).
  • Tidak adanya dukungan sistem yang modern ( masih manual ).
  • Sistem pemesanan barang masih manual ( tidak otomatis ).

Untuk menjawab semua kendala utama di atas, maka solusinya adalah bergabung dengan OMI

Mengapa memilih waralaba OMI?

OMI adalah bisnis retail minimarket yang dijalankan melalui kerjasama “WARALABA”, dimana pihak pewaralaba ( pemegang merk ) bekerjasama dengan terwaralaba ( investor ), dan dituangkan dalam bentuk perjanjian waralaba OMI. 

Keuntungan dan kelebihan waralaba OMI:

  • Nama toko menggunakan nama sendiri yang ditentukan pemilik.
  • Jaminan pasokan barang dagangan.
  • Penataan toko dan pemajangan/display barang dagangan yang teratur rapi sesuai planogram.
  • Program promosi yang berkesinambungan.
  • Mendapatkan pelatihan dan pengawasan, sehingga terwaralaba bisa mengelola bisnisnya secara mandiri.
  • Pengelolaan karyawan dan keuangan dilakukan pemilik.
  • Boleh menjual item barang diluar yang bisa disupply Indogrosir.
  • Transaksi penjualan bisa dilakukan secara kredit.
  • Tergabung dengan jaringan usaha yang besar dan modern.
  • Memperoleh peminjaman software yang terintegrasi dengan sistem operasional minimarket meliputi: penjualan, pemesanan barang, serta penetapan harga jual.

Sistem waralaba OMI sangat tepat bila dikembangkan dalam koperasi maupun perorangan, karena terwaralaba tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengoperasikan tokonya.

Sejarah OMI

Sejak tahun 2001 Indogrosir dengan pola kemitraan melakukan pembinaan terhadap toko tradisional menjadi toko modern ( minimarket ) yang dikelola secara mandiri, dan di tahun 2003 berkembang menjadi “waralaba” dengan merk OMI.

Waralaba OMI dapat dimiliki baik secara perorangan maupun secara badan hukum, menggunakan nama toko sesuai dengan keinginan dari terwaralaba dan toko dioperasionalkan secara mandiri. 

Sampai dengan pertengahan tahun 2013 toko yang telah bergabung dengan waralaba OMI mencapai lebih dari 400 toko

Profil Perusahaan

Sejak tahun 2001 PT. Inti Cakrawala Citra (pusat perkulakan INDOGROSIR) dengan pola kemitraan melakukan pembinaan terhadap toko tradisional menjadi toko modern ( minimarket ) yang dikelola secara mandiri.

Dengan berjalannya waktu serta penyempurnaan system, maka di tahun 2003 konsep ini berubah menjadi waralaba dengan merk OMI dan tetap fokus pada pengembangan usaha kecil menengah serta koperasi dan institusi.

Sampai dengan pertengahan tahun 2013 toko yang telah bergabung dengan waralaba OMI mencapai lebih 400 toko, dari jumlah tersebut 60% adalah toko koperasi dan 40% pemilik perorangan, yang terdiri dari :
Pabrikan, Rumah Sakit, Sekolah / Universitas, Instansi Pemerintah, Bank, Perumahan, Stasiun, Tempat Wisata, Apartemen, SPBU.

Dengan lokasi toko yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogja, Medan, Palembang dan Surabaya



grid horizontal

Visi

MENJADI ASET NASIONAL DALAM JARINGAN DISTRIBUSI MODERN YANG UNGGUL DALAM PERSAINGAN GLOBAL

Misi

MENGEMBANGKAN MITRA USAHA MENJADI TANGGUH MELALUI BISNIS RETAIL

Career

 

 

 

 

 

 

PERSYARATAN WARALABA OMI

selengkapnya